Wednesday, November 30, 2011

Pemenang Nobel Sastra 2001


Napiul adalah sosok cemerlang yang berhasil memadukan narasi-narasi cerdik dengan penelitian yang cermat yang sanggup menggoda kita untuk melirik kepingan-kepingan sejarah yang tertindas. Lahir pada 17 Agustus 1932di Chaguanas, Trinidad, sebuah pantai di Karibia Lepas pantai Venzuela, dari keluarga kasta Brahmana India. Pria bernama panjang  VIDIADHAR SURAJPRASAD NAIPAUL ini mulai menulis novel pertamanya pada usia 18 tahun. Namun karyanya saat itu di tolak oleh penerbit. Tak kapok, ia semakin tekun menulis dan akhirnya upaya kerasnya itu menghasilkan puluhan novel yang menarik dan sejumlah penghargaan. Termasuk nobel yang di raihnya di tahun 2001.
Tulisan-tulisan Naipaul menggelayut kepada kegamangan manusia Dunia ketiga dan keperihan musafir yang tak berakar, sehimpun risalah tentang pengalaman pribadisebuah pemikir pengembara di sebuah jagat poskolonial.
Napiul, dan karya-karyanya, adalah seorang yang hendak berseteru dengan kenyataan. Menggerus kenyataan hingga babak belur dan dari sana menyusun kepingan-kepingan kenyataan yang lain. Dengan sebercak rasa takzim kita sebut sebagai sastra. Maka, kitapun kemudian diserapoleh fantasi yang gemebyar, sebujur fiksi yang menghamburkansebuah seruan yang menggedor: bacalah Napiul, dan anda tidak akan menemukan sejengkalpun kebosanan yang meraup dari kisah-kisahnya.
Dalam penerimaan hadiah Nobel sastra 2001, V.S. Napiul, sembari mengutip untaian kalimat Marcel Proust dalam Against Sainte Beuve yang membahas tentang cara bijak mamahami makna pengarang, dengan tegas menggariskan bahwa ia tak pernah sanggup merancang secara pasti segenap yang di tulisnya. Ya, inspirasi adalah perkara penting baginya, namun ia tak punya gagasan permanen tentang bagaimana menuliskan sesuatu menjadi sebuah karya. Ia hanya punya segumpal kepercayaan terhadap intuisi untuk menemukan sebuah pokok ihwal, dan kemudian membuhulnya kedalam sebuah tulisan secara intuitif. “saya punya gagasan kapan saya memulai, saya memiliki sebuah bentuk awal, namun saya akan memahami sepenuhnya apa yang saya tulis hanya setelah beberapa tahun kemudian.
Sosok pengembara yang  tak kunjung sanggup menepis kesunyian. “Aku mengidap sejenis Kesunyian”, itulah sepotong kalimat masygul di torehkan di dalam The Enigma of Arrifal. Kesunyian yang mematik kelahiran sejumlah novel dan cerita pendek . kesunyian yang meluluh yang membucahkan kegelisahan atas ketersediaan akar tradisi, dia sungguh tidak bersuka cita dengan kemelaratankultural dan Spiritual dirinya di Trinidad.  Dia seorang India yang lahir di tanah yang begitu jauh di India. Dia lahir di Trinidad yang tiba-tiba harus beriktiar mengakurkan perasaan dengan suasana Inggris saat belajar di Oxford, dia tak kuasa menautkan dan mengidentifikasi nilai-nilai tradisional dirinya dengan gugusan kekuasaan kolonial.
Penghargaan :
1.       Booker Prize 1971
2.       TS. Eliot Award for Creative Writing 1986
3.       Gelar Doktor dari St. Andrew’s College, Columbia University dan Cambidge University di tahun 1990
4.       Gelar  Bangsawan dari Ratu Elizabeth
5.       Nobel Sastra 2001

1 comment:

  1. Dapatkan Penghasilan Tambahan Dengan Bermain Poker Online di www,SmsQQ,com

    Keunggulan dari smsqq adalah
    *Permainan 100% Fair Player vs Player - Terbukti!!!
    *Proses Depo dan WD hanya 1-3 Menit Jika Bank Tidak Gangguan
    *Minimal Deposit Hanya Rp 10.000
    *Bonus Setiap Hari Dibagikan
    *Bonus Turn Over 0,3% + 0,2%
    *Bonus referral 10% + 10%
    *Dilayani Customer Service yang Ramah dan Sopan 24 Jam NONSTOP
    *Berkerja sama dengan 4 bank lokal antara lain : ( BCA-MANDIRI-BNI-BRI )

    Jenis Permainan yang Disediakan ada 8 jenis :
    Poker - BandarQ - DominoQQ - Capsa Susun - AduQ - Sakong - Bandar Poker - Bandar 66

    Untuk Info Lebih Lanjut Dapat menghubungi Kami Di :
    BBM: 2AD05265
    WA: +855968010699
    Skype: smsqqcom@gmail.com

    ReplyDelete